Meskipun kita telah mampu
mendefinisikan permasalahan kita dalam bentuk percabangan (if-conditional),
terkadang hal tersebut tidaklah cukup. Misalnya kita telah memilih salah satu
alternatif yang ada, namun apabila alternatif tersebut tidak sesuai dengan yang
diharapkan, kita perlu kembali ke langkah-langkah sebelumnya untuk mencari
alternatif lain. Pada bagian inilah kita menggunakan proses perulangan, atau
dalam bahasa pemrograman bisa disebut dengan looping.
Selain untuk menyelesaikan permasalahan di atas, looping dapat digunakan untuk menghasilkan program agar dapat berjalan lebih efektif. Andaikata kita perlu menuliskan nomor urut dari no.1 hingga no.100. Tanpa menggunakan looping, maka kita perlu menuliskannya satu per satu. Hal tersebut tentu banyak menyita waktu, energi, dan filesize. Akan tetapi, bila kita menggunakan looping, maka setidaknya hanya butuh beberapa baris perintah untuk mencapai tujuan tersebut.
Contoh Program C++ yang menggunakan Looping:
#include <iostream>
#include <conio>
void main ()
{
int a;
if(a=0;a<10;a++)
{
cout<<a<<endl;
}
}
getch;
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar